Rajabola88.com Agent judi Online Betting Bola Indonesia
![]() |
| Rajabola88.com Agent judi Online Betting Bola Indonesia |
rajabola88.com - Minimnya gol dari para penyerang MU ini diyakini jadi salah satu faktor mereka kurang bisa bersaing dengan tim-tim rival seperti Chelsea, Manchester City, dan Arsenal. Van Persie pun mengakui hal itu.
Sebagai perbandingan, Chelsea yang jadi juara punya Diego Costa yang membukukan 20 gol dan Eden Hazard yang membuat 14 gol. Sementara City punya Aguero dengan 26 gol dan David Silva yang mencetak 12 gol. Sedang Arsenal punya Alexis Sanchez dan Olivier Giroud yang masing-masing menorehkan 16 gol dan 14 gol secara berurutan.
"Musim lalu saya merupakan top skorer kedua di belakang Wayne Rooney dengan 10 gol. Tapi orang-orang tampaknya tidak menerima ini. Saya rasa itu layak, karena dengan Wayne jadi top skorer dengan 12 gol itu sudah bicara banyak," katanya dikutip London Evening Standard.
"Di semua tim top lainnya, minimal ada satu pemain yang mencetak lebih dari 25 gol semusim di seluruh kompetisi. Tidak di United. Itulah realitasnya dan saya merasa bertanggung jawab akan itu," imbuhnya.
Penyerang internasional Belanda itu disebut-sebut akan dilepas, demi memberikan tempat ke penyerang baru. Kabarnya penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane, yang musim lalu membuat 21 gol, jadi salah satu target.
"Turnamen Piala Eropa 2016 akan memegang peran besar dalam keputusan yang akan saya buat. Tapi yang paling penting adalah harapan istri dan anak-anak saya," kata Van Persie.
"Apapun yang saya lakukan, istri saya Bouchra dan anak-anak saya, Shaqueel dan Dina Layla, adalah prioritas tertinggi saya. Mereka harus bahagia," demikian penyerang yang sempat dikaitkan dengan AS Roma dan Lazio itu.
Van Persie merasa jika pada akhirnya MU finis keempat di belakang Chelsea, City, dan Arsenal, maka dirinya turut memegang tanggung jawab. Sebagai penyerang, dia sadar punya tuntutan untuk mencetak banyak gol.
rajabola88.com - Van Persie mengakui dirinya layak disorot karena tampil kurang oke musim lalu. Dia merasa bertanggung jawab dengan ketertinggalan timnya dari para rival.





0 comments:
Post a Comment