AGEN BOLA | BANDAR BOLA | RAJA BOLA88 | SBOBET | TARUHAN BOLA: Astaga Anak Menangis Mala Diberi Sabu Pada Bayinya - Rajabola88.com Agent judi Online Betting Bola Indonesia Your SEO optimized title Google

Astaga Anak Menangis Mala Diberi Sabu Pada Bayinya - Rajabola88.com Agent judi Online Betting Bola Indonesia

12:26 AM | , , , , , , ,

  Rajabola88.com Agent judi Online Betting Bola Indonesia


Entah panik atau kesal anaknya terus menangis,suami istri ini sengaja memberi bayinya yang berusia 4 bulan methamphetamine atau umum disebut sabu. Parahnya, akibat diberi sabu kini bocah tersebut mengalami mati otak.

Awalnya, pasangan suami istri Strnadova Silvia (26) dan Miroslav (30) yang merupakan pecandu obat terlarang membawa bayinya ke RS. Menurut juru bicara RS, waktu itu si bayi sudah dalam keadaan tak sadar.

Setelah diperiksa oleh dokter, si bayi berada dalam keadaan kritis dan sudah diberi obat dosisi tinggi. Tetapi, bayi itu tetap tak memberi respons hingga dokter mengatakan si bayi mengalami mati otak.

Rajabola88.com Agent judi Online Betting Bola Indonesia

Rajabola88.com Agent judi Online Betting Bola Indonesia

Rajabola88.com "Otak bayi rusak parah dan kesempatannya untuk hidup sangat kecil dan saat ini hidupnya hanya bergantung pada mesin penunjang kehidupan saja," tutur dr Moracikova Anna.

Dan dibawah inilah foto  Strnadova Silvia (26) dan Miroslav (30 suami istri yang tega memberikan sabu ke buah hati mereka sendiri.

Rajabola88.com Agent judi Online Betting Bola Indonesia

Mendengar kabar ini, salah satu tetangga Jana Trznikova (36) mengatakan lingkungan sekitar sudah tahu bahwa Silvia dan suaminya adalah pecandu obat-obatan terlarang, terutama sabu. Pasangan suami istri ini pun dikenal jarang bergaul dan kerap berdiam di apartemen mereka.

Jana sangat prihatin dengan kondisi bayi itu. Jana merasa harusnya pekerja sosial mengambil langkah lebih dulu untuk bisa menyelamatkan anak itu dari bahaya yang ditimbulkan orang tuanya yang merupakan pengguna obat terlarang.

Saat ini, Silvia dan Miroslav ditahan polisi sementara proses penyelidikan masih berlangsung. Menurut keterangan polisi, Miroslav mengaku memberi bayinya sabu agar berhenti menangis. Mereka berdua dikenai pasal pengabaian anak dan kelalaian yang membahayakan nyawa anak. Tuduhan bisa saja berubah jika si anak sampai meninggal.

0 comments:

Post a Comment