AGEN BOLA | BANDAR BOLA | RAJA BOLA88 | SBOBET | TARUHAN BOLA: Mats Hummels Berada Pada Waktu Terbaik Untuk Pindah Ke Inggris - Rajabola88.com Agent judi Online Betting Bola Indonesia Your SEO optimized title Google

Mats Hummels Berada Pada Waktu Terbaik Untuk Pindah Ke Inggris - Rajabola88.com Agent judi Online Betting Bola Indonesia

3:07 AM | , , , , , ,

   Rajabola88.com Agent judi Online Betting Bola Indonesia


Borussia Dortmund masa depan yang tangguh, Mats Hummels, kini masih menjadi perbincangan. Padahal, belum lama ini ia telah mengikrarkan kesetiaannya untuk Die Borussen, termasuk menolak pinangan raksasa Premier League, Manchester United.

Legenda Jerman Franz Beckenbauer, menilai ini waktu yang tepat untuk pemain 26 tahun itu meninggalkan panggung Bundesliga. Menurut sang legenda, Premier League akan cocok untuk pilar Der Panzer yang mengangkat trofi Piala Dunia 2014 di Brasil tersebut.

Rajabola88.com Agent judi Online Betting Bola Indonesia

Rajabola88.com Agent judi Online Betting Bola Indonesia

 

www.Rajabola88.com Pada usianya yang ke 26, Hummels berada pada usia terbaik untuk pindah ke Inggris. Saya dapat memahami pemikirannya dengan baik,comentnya Beckenbauer kepada Hummels.Sepanjang perjalanan karier Beckenbauer, ia banyak menghabiskan waktunya di Bayern Munich. Namun, pria berjuluk Der Kaiser itu mengungkapkan nyaris bergabung dengan klub top Serie A, Inter Milan saat berada pada usia yang sama dengan Hummels.

Pada tahun 1966,ia telah menandatangani pra-kontrak dengan Inter. Tetapi saat itu, Italia seolah menutup pintu untuk orang asing, sehingga ia membatal pergi ke Milan. Tepatnya sebelum Piala Dunia 1966, saya menandatangani kontrak dengan Inter senilai 450 ribu euro, nilai yang mengejutkan saat itu.

“Namun, saat itu hanya Italia yang dapat melakukan transfer pemain dengan nilai fantastis. Italia menjadi pusat sepakbola kala itu. Inter sedang berada di puncak dengan beberapa pemain bintang, seperti Giacinto Facchetti, Sandro Mazzola, di bawah pelatih legendaris Helenio Herrera,” lanjut pria 69 tahun tersebut.

"Sedangkan Bayern bermain di stadion kecil Grunwalder Strasse, Milan memiliki stadion megah, San Siro. Saya juga kagum dengan atmosfer di sana. Saya ingin bergabung apa pun risikonya," tuntas pria yang mempersembahkan trofi Piala Dunia 1990 bersama Timnas Jerman Barat.


0 comments:

Post a Comment