Rajabola88.com Agent judi Online Betting Bola Indonesia
Setiap ibu pasti mengharapkan yang terbaik untuk anak-anaknya. Dia akan mengorbankan segalanya agar anaknya dapat hidup tenang, damai, dan sehat. Tetapi, tidak semua berjalan sesuai dengan yang Anda inginkan, terkadang kehidupan memberikan pilihan sulit yang tak bisa dihindari.
Seperti pilihan hidup yang dialami Charlotte Fitzmaurice. Ibu dari seorang gadis kecil berusia 12 tahun ini, memohon agar hidup anaknya diakhiri. Mungkin sekilas keputusan ini terdengar sangat jahat dan egois, namun memang sulit dibayangkan bila harus berada pada posisinya.
![]() |
Rajabola88.com Agent judi Online Betting Bola Indonesia
www.Rajabola88.com Putri Charlotte, Nancy, sejak lahir telah mengalami banyak kelainan.
Nancy terlahir buta, tak hanya itu, gadis kecil ini juga menderita
hydrocepalus, meningitis, dan septicemia yang membuatnya tak bisa
berbicara, berjalan, makan, atau minum.
Hidup Nancy bisa dibilang menderita. Kehidupannya bergantung pada
perawatan dan makanan cair khusus dari rumah sakit di London. Setelah
mengalami masa berat dengan putrinya selama bertahun-tahun, sang ibu
mulai menyerah karena tak lagi melihat semangat hidup dalam diri Nancy.
"Putriku seperti bukan dirinya lagi, dia tampak hanya seperti
kerangka." ujarnya, seperti dilansir Metro.co.uk," Sinar pada matanya
hilang, tergantikan oleh keinginan pada kedamaian."Dan pengadilan
setempat akhirnya mengabulkan keinginan sang ibu untuk membiarkan
kehidupan putrinya berakhir. Cairan khusus yang dibutuhkan Nancy untuk
hidup pun tak lagi diberikan.
Gadis kecil ini akhirnya meninggal dunia pada 21 Agustus lalu. Kisah
hidup Nancy yang singkat cukup menyayat hati. Ibunya ikut menderita
sepanjang hidupnya karena harus mengambil keputusan berat ini.
|






0 comments:
Post a Comment