Rajabola88.com Agent judi Online Betting Bola Indonesia
Perjuangan panjang hanya untuk menyamakan kedudukan. Santi Cazorla memang menipiskan ketertinggalan di menit ke-17, tapi baru di menit ke-71 tim besutan Arsene Wenger bisa mengamankan posisi melalui gol Laurent Koscielny.
Setelah 90 menit tak ada yang mencetak gol tambahan, laga dilanjutkan ke babak extra time. Sebuah gol dari Aaron Ramsey pada akhirnya membawa Arsenal naik ke tangga juara karena tak mampu dibalas oleh lawan.
Meski pada akhirnya juara, momen tertinggal dua gol cepat diakui bukan sebuah kenangan yang mengenakkan. Gelandang Arsenal Mathieu Flamini menegaskan timnya ingin laga final musim ini melawan Aston Villa, Sabtu (30/5/2015) malam WIB, berjalan lebih nyaman tanpa kesalahan yang sama.
"Bagi kami bisa melaju ke Wembley dan mendapatkan kesempatan memenangi Piala FA lagi tentu saja sebuah kesenangan yang besar. Kami punya pengalaman lebih dan kami harus memastikan setidaknya untuk tak melakukan kesalahan yang sama seperti tahun lalu," katanya di situs resmi klub.
"Kami semua setuju itu sempat jadi sebuah mimpi buruk, tapi kami lebih berpengalaman. Kami memastikan diri belajar dari kesalahan-kesalahan kami dan tidak ingin melakukan itu lagi karena kami membuat situasi diri kami sendiri sangat sulit tahun lalu. Kami akan mencoba membuat laga kali ini lebih simpel dan mudah," imbuh pemain asal Prancis tersebut.
Tahun lalu Arsenal harus berpayah-payah dahulu sebelum menang di final Piala FA. Mereka sempat tertinggal 0-2 oleh Hull City, untuk kemudian menang 3-2. The Gunners tak mau memulai dengan cara yang sama.
www.rajabola88.com





0 comments:
Post a Comment